Home > Photo, tips > Beberapa Ide Foto Menggunakan Daun Sebagai Obyek di Sekitar Rumah #tipsfoto

Beberapa Ide Foto Menggunakan Daun Sebagai Obyek di Sekitar Rumah #tipsfoto

Fotografi tidak lepas dari cahaya karena tanpa ada cahaya kita tidak akan bisa memotret. Bahkan dengan cahaya redup lilin sekalipun tanpa bantuan cahaya lain, kita sudah bisa memotret asal tau caranya saja.

Di era digital saat ini banyak kemudahan yang diberikan oleh pabrikan kamera, salah satunya adalah tersedianya mode Auto. Mode auto adalah mode dimana kamera yang menentukan besaran shutter (kecepatan rana), aperture (diafragma), ISO (kepekaan cahaya), White Balance (kalibrasi warna putih) dan bahkan lampu kilat jika diperlukan.

“Mode Auto?”

Ya benar, mode auto. Kata siapa mode Auto tidak bisa menghasilkan foto bagus dan kreatif. Lalu apakah tidak perlu mempelajari mode “manual” di kamera besar? Jawabannya adalah: tergantung kebutuhan. Terus terang, saya pun terkadang masih memakai mode auto ini.

Nah, kali ini saya mencoba memberikan satu ide tentang “arah cahaya” dan “jenis obyek foto”, dan tidak perlu jauh-jauh mencobanya. Cukup di halaman depan atau halaman belakang rumah saja. Contoh foto di bawah saya ambil di halaman depan rumah, menggunakan daun tanaman yang ditanam oleh ibu saya. Mudah dan bisa dicoba kapan saja. Bisa saat akhir pekan atau liburan, dengan satu kamera seadanya kita bisa mecoba-coba bermain dengan cahaya di rumah. Yang kita perlu mengerti terlebih dahulu adalah

  1. Arah datang cahaya (depan, samping, belakang)
  2. Jenis bendanya (memantulkan cahaya, menyerap cahaya dan tembus cahaya)

Kali ini saya akan memberi 2 contoh obyek foto daun yang tembus cahaya dan gampang ditemukan di halaman rumah. Dan saya menggunakan cahaya belakang (backlight).

Setting kamera saya gunakan mode AUTO

auto

Saya gunakan mode auto, warna hijau.

Posisi kamera kira-kira seperti ini:

posisi kamera

Cahaya belakang (cahaya dari belakang obyek)- posisi kamera bisa 45 derajat ke kiri dan ke kanan

DAN HASILNYA ADALAH:

Contoh foto 1:

daun hijau

warna hijaunya kentara dan serat daun pun tampat jelas pula.

Contoh foto 2:

daun merah

merahnya kelihatan menyala dan serat-serat daun pun terlihat pula

Sekarang coba pindah posisi, kamera berada di antara sumber cahaya (matahari) dan obyek daun, lihat hasilnya.

posisi kamera 2

cahaya depan - sumber cahaya berasal dari depan obyek (di belakang kita)

HASILNYA ADALAH:

Contoh foto 1:

daun hijau 2

banyak pantulan cahaya yang mengganggu di permukaan daun, dan serat daun yang kecil-kecil pun tidak begitu terlihat.

Contoh foto 2:

daun merah 2

banyak pantulan cahaya yang mengganggu di permukaan daun, dan serat daun pun tidak begitu terlihat.

Bandingkan hasil keempat foto tersebut. Saya pribadi lebih memilih hasil 2 foto pertama karena warna dan serat-serat kecilnya timbul. Hal ini dikarenakan obyek fotonya adalah daun yang lumayan tipis dan tembus cahaya dan kita menggunakan cahaya belakang (backlight). Bagaimana pendapat anda?

Jadi, meskipun memotret dengan menggunakan mode AUTO, tapi hasil bisa beda karena posisi yang berbeda. Posisi menentukan, itu kata-kata yang sering didengar waktu ujian sekolah🙂

Bagaimana kalau benda lain? Coba daun pisang, atau coba gelas transparan yang terisi sirup warna merah. Coba menggunakan sumber cahaya lain seperti senter, lampu darurat. Coba juga menggunakan styrofoam untuk membantu memantulkan cahaya ke bagian yang gelap. Coba bereksperimen sesuka anda. Semakin banyak mencoba akan semakin bertambah ide-ide di kepala.

Untuk apa foto-foto itu? Anda mempunyai facebook, twitter, atau blog bukan? Boleh dong anda memamerken foto-foto bagus karya sendiri ke teman-teman. Atau foto-foto itu bisa saja jadi tambahan hiasan atau foto ilustrasi yang menunjang tulisan anda di blog. Dan kita tidak perlu lagi copy paste foto orang lain karena motret itu mudah 😉

Selamat mencoba dan selamat berakhir pekan.

— — —

Mudah-mudahan ide-ide foto ini dapat menginspirasi anda dan menambah keterampilan perjalanan fotografi Anda. Motret secara teratur. Jangan sampai hambatan dan rintangan membuat anda berhenti memotret.

Mudah-mudahan juga foto-foto rekan lebih baik dari foto-foto di halaman ini. Amiin.

— — —

  1. July 29, 2011 at 9:15 am

    sangat membantu…dan bermanfaat untuk pemula seperti saya….terima kasih bang

  2. July 30, 2011 at 1:57 am

    trims bang yopie atas sharingnya…menambah pengetahuan moto bagi saya yang pemula ini…salam

    • July 30, 2011 at 2:34 pm

      trims juga sudah mampir.
      Lagi belajar sharing juga ni.
      Saleum.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: